.showpageArea a { text-decoration:underline; } .showpageNum a { text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; margin:0 3px; padding:3px; } .showpageNum a:hover { border: 1px solid #cccccc; background-color:#cccccc; } .showpagePoint { color:#333; text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; background: #cccccc; margin:0 3px; padding:3px; } .showpageOf { text-decoration:none; padding:3px; margin: 0 3px 0 0; } .showpage a { text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; padding:3px; } .showpage a:hover { text-decoration:none; } .showpageNum a:link,.showpage a:link { text-decoration:none; color:#333333; }
Your Adsense Link 728 X 15

Tari Rapai Geleng Aceh

Posted by Kustio Delta Haryono Monday, 9 September 2013 0 comments
Type Tarian ini ditujukan utk lelaki. umumnya yg memainkan tarian ini ada 12 orang lelaki yg telah terlatih. syair yg dibawakan yaitu sosialisasi pada penduduk perihal bagaimana hidup bermasyarakat, beragama serta solidaritas yg dijunjung tinggi.

tari Rapai Geleng Aceh mempunyai faedah, menanamkan nilai moral pada penduduk, serta juga menjelaskan perihal bagaimana hidup didalam penduduk sosial. Rapai Geleng pertama kali dikembangkan pada th. 1965 di Aceh Selatan. waktu itu tarian ini dibawakan pada waktu isi kekosongan waktu santri yg jemu usai studi. lantas, tarian ini jadikan fasilitas dakwah dikarenakan bisa bikin daya tarik pemirsa yg amat banyak.

gerakan tarian ini diikuti tabuhan Rapai yg memiliki irama satu-satu, lambat, lama lantas beralih cepat diiringi dng gerak tubuh yg tetap berposisi duduk bersimpuh, meliuk ke kiri serta ke kanan. gerakan cepat semakin lama semakin jadi tambah cepat.

pada prinsipnya, ritme gerak pada tarian Rapai Geleng cuma terdiri didalam empat tingkatan ; lambat, cepat, amat cepat serta diam. keempat tingkatan gerak tersebut adalah miniatur cii-ciriistik penduduk yg menempati posisi sangat ujung pulau sumatera, berisikan pesan-pesan pola perlawanan pada semua wujud penyerangan pada eksistensi kehidupan agama, politik, sosial serta budaya mereka.

pada gerakan lambat, ritme gerakan tarian Rapai Geleng tersebut berikan pesan seluruh tindakan yg di ambil harus dimulai dng sistem pemikiran yg masak, penyamaan persepsi serta kesadaran pada masalah yg dapat timbul di depan sebagai disebabkan dari ketentuan yg di ambil adalah suatu hal yang perlu dipertimbangkan dng seksama. maaf serta permakluman pada sesuatu kekeliruan yaitu suatu hal yg harus di berikanlah untuk siapapun yg lakukan kekeliruan. pesan dari gerak beritme lambat itu juga umumnya diiringi dng syair-syair spesifik yg dianalogikan didalam bentuk-bentuk spesifik. sebagai perumpamaan dapat tergambar dari nukilan syair dari di antara sisi tarian.

Rapai Geleng yaitu sesuatu tarian etnis Aceh yg datang dari lokasi Aceh Selatan. Rapai Geleng dikembangkan oleh seorang anonim di Aceh Selatan. permainan Rapai Geleng juga diikutkan gerakan tarian yg melambangkan sikap keseragaman didalam perihal hubungan kerja, kebersamaan, serta penuh kekompakan didalam lingkungan penduduk. tarian ini mengekspresikan dinamisasi penduduk didalam syair yg dinyanyikan, kostum serta gerak basic dari unsur tari meuseukat.
Meunyo ka hana raseuki
Nyang bak bibi rhot u lua
Bek susah sare bek seudeh hate
Tapike la'en tamita
Kalau sudah tak ada rezeki
Yang sudah di bibir pun jatuh ke luar
janganlah susah, jangalah bersedih hati
Mari kita pikirkan yang lain untuk di cari
kata “raseuki” yg berarti “rezeki” didalam syair diatas, adalah lambang dari peruntungan. untuk penduduk Aceh, orang yg lakukan perbuatan baik pada mereka dimaknakan sebagai sesuatu keberuntungan. arti sebaliknya, saat orang lakukan perbuatan jahat, maka penduduk Aceh mengartikan ketakberuntungan nasib mereka, serta ketakberuntungan itu adalah permaafan.

gerakan beritme cepat yaitu gerak ke-2, sesaat pesan yg terdapat didalam gerakan beritme lambat tetapi sarat arti usai dituturkan. pada gerakan ini, pesan yg disampaikan yaitu pesan penyikapan saat perbuatan jahat, yg dimaknakan sebagai ketakberuntungan nasib, kembali dikerjakan oleh orang atau institusi yg sama. penyikapan tersebut dapat dikerjakan didalam wujud apa pun, namun tetap hanya protes keras belaka. layaknya bunyi syair dibawah ;
Hai la'ot sa-
-ila, umbak meu-
-alon, kapai di-
-ek tron meulumba-
lumba hai bacut treuk
Salah bukon sa-
-lah lon away phon
salah away bak gata
Wahai laut (?)-
-(?), ombak ber-
-alun, kapal
naik dan turun, berlomba
lomba sedikit lagi
Salah bukan sa-
lahku awalnya
Salah awalnya ada padamu


gerakan beritme cepat ini tidak lama, lantas disusul dng gerakan tari beritme amat cepat mengisyaratkan chaos jadi pilihan didalam pola perlawanan tingkat ketiga. sesuatu perlawanan disaat protes keras tidak di ambil hiraukan. tetabuhan rapa-i pada gerakan beritme amat cepat inipun seakan jadi tetabuhan perang yg menghentak, menghantam semua nadi, membungkus syair jadi pesan yg mewajibkan perlawanan didalam wujud apa pun saat harkat serta martabat bangsa terinjak-injak. kutipan sajak “perang” nya ( alm ) maskirbi yg biasa dilantunkan jadi syair didalam gerakan beritme cepat pada tarian Rapai Geleng ini dapat jadi perumpamaan sederetan syair-syair yg jadikan pesan.
Doda idi hai doda idang
Geulayang blang ka putoh taloe
Beu reujang rayek banta sidang
Jak tulong prang musoh nanggroe
Doda idi hai doda idang (nyanyian nina bobo untuk anak)
Layangan sawah telah putus talinya
Cepatlah besar wahai ananda
Pergilah, perangi musuh negeri


pada titiknya, seluruh gerakan tadi berhenti, terhitung semua nyanyian syair. ini adalah gerakan akhir dari tarian. gerakan diam adalah gerakan yg melambangkan ketegasan, habisnya seluruh sistem hubungan

0 comments:

Post a Comment

There was an error in this gadget

KALENDER

WINDOWS LIVE MESSENGER